Langsung ke konten
World Cup Pulse
Kembali ke semua berita
PertandinganThe Guardian Football0 kali dilihatTerjemahan mesin

Fidalgo menutup kemenangan telak atas Meksiko saat tuan rumah mempertahankan rekor 100% dan menyingkirkan Republik Ceko.

Ada berbagai cara untuk meninggalkan sebuah turnamen. Anda bisa keluar dengan penuh kejayaan, setelah bertarung sengit dengan lawan yang hebat. Anda bisa kurang beruntung dan pulang dengan marah kepada wasit dan takdir. Anda bisa menghancurkan diri sendiri dengan kartu merah, gol bunuh diri, atau kesalahan spektakuler. Atau Anda bisa pergi tanpa meninggalkan jejak – dan itulah jalan yang ditempuh Ceko. Tak seorang pun dalam 20 tahun mendatang akan mengingat mereka…

Fidalgo menutup kemenangan telak atas Meksiko saat tuan rumah mempertahankan rekor 100% dan menyingkirkan Republik Ceko.
Sumber: The Guardian Football

There are ways of leaving a tournament. You can go out with a sheen of glory, having gone to-to-toe with a great opponent. You can be unlucky and go home raging at referees and the fates. You can self-immolate in a blaze of red cards or own goals or spectacular errors. Or you can slink away without leaving a trace – and that was the path followed by Czechia. Nobody in 20 years will remember they were involved in this World Cup, other perhaps than Republic of Ireland fans reflecting on what a mess the Czechs made of the place they pinched from them in the playoff.

A win would probably have taken Czechia though but that never looked likely. Czechia coach, Miroslav Koubek, left out two of his most experienced campaigners in Patrik Schick and Tomas Soucek, and the way was left clear for a 17-year-old to control the game.

Continue reading...
Bagikan

The Guardian Football

Anda membaca pratinjau. Baca berita lengkap di sumbernya.

Lanjutkan membaca di The Guardian Football